Rahasiakan Hidupmu



SCALEUPJOURNEY - Hai sahabat Journian, harapan baik selalu tercurah untuk kalian, semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan baik, diliputi keberkahan dan keselamatan.

Kali ini, kita akan sedikit membahas filosofi merahasiakan hidup, loh kok, hidup kok dirahasiakan sih? biar apa gitu?

Oke, akan kita kupas sedikit demi sedikit terkait manfaat dari menerapkan merahasiakan hidup.


Filosofi ini sebenarnya adalah filosofi kuno dari Timur yang sudah eksis sejak ratusan abad silam. Awalnya, filosofi ini tumbuh dan berkembang dari watak dan strategi perang, namun, dalam konteks aplikasinya, sesungguhnya bisa diterapkan di berbagai aspek, mulai dari bisnis, sosial, bahkan kehidupan pribadi.

Apa pasal kita mesti merahasiakan hidup? karena, menurut seorang arif bijaksana yang berasal dari peradaban Yunani kuno, bernama Plautus - dalam karyanya yang berjudul Asinaria, ia mencetuskan sebuah kalimat Homo Homini Lupus yang artinya, manusia adalah serigala bagi manusia yang lain.

Plautus berkeyakinan, bahwa manusia, bagaimana pun, memiliki sifat hewaniyah dalam dirinya. Bahkan, sedekat dan se-kenal apapun diri kita dengan seseorang, sifat-sifat hewaniyah ini bisa saja muncul dalam diri seseorang dan bisa mencelakakan kita sewaktu-waktu.


Kemunculan sifat-sifat hewaniyah, bisa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Ada yang memang di dalam dirinya memiliki watak licik, sehingga sifat hewani itu lebih mudah muncul atau bahkan menguasai dirinya dan ada pula yang timbul akibat suatu sebab, misalnya karena melihat glorifikasi dan sesuatu yang amat luar biasa yang berada di luar diri, sehingga ia menginginkan hal tersebut atau pun jika ia tak bisa mendapatkannya, maka orang lain pun tak boleh mendapatkannya.

Oleh karena itu, filosofi merahasiakan hidup ini bisa dikatakan amat bermanfaat untuk diterapkan di zaman sekarang ini, apalagi di era dunia maya, yang di mana flexing dan menampilkan kemewahan dijadikan ajang perlombaan. Padahal sejatinya, menampilkan sesuatu maka akan mengundang sesuatu.

Slogannya adalah lebih baik sat set dalam diam, bergerak dalam sunyi, bertumbuh dalam sepi. Tidak semua orang akan senang dengan apa yang kita dapatkan dan kita raih, bahkan orang terdekat sekali pun.


Hal ini bukan untuk merenggangkan atau menjauhkan diri dari lingkaran sosial dan persahabatan. Hanya saja, tidak semua hal harus kita munculkan ke publik, bahkan untuk hal yang remeh temeh sekali pun.

Rahasikan setiap rencana dan tujuanmu, cukup engkau dan Tuhan saja yang tahu. Rahasiakan diri pribadimu, pasanganmu, pekerjaanmu dan segala yang bersifat personal. Manusia dengan sifat hewaniyahnya, ketika memiliki masalah dengan seseorang, maka yang akan ia lihat dan yang ia cari adalah kekurangan dari diri pribadimu atau personalmu.

Semakin rahasia dan misterius sesuatu hal, maka ia semakin bernilai dan berharga di bandingkan sesuatu yang lumrah atau umum diketahui banyak orang. Sebab, ia bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditemukan, bukan sesuatu yang lumrah.


Pun bila ada sesuatu yang muncul, yang ia munculkan bukanlah diri secara personal atau pribadi, tapi biasanya adalah kekaryaan, aktifitas sosial atau pun kegiatan yang inspiring dan memiliki daya motivasi.

Namun, kembali lagi kepada situasi dan kondisi, jika memang bekerja sebagai publik figur dan perlu menampilkan branding secara personal, silakan saja lakukan. Tapi, menampilkan branding secara personal berbeda dengan glorifikasi atau mempublikasikan diri secara berlebihan.

Personal branding adalah memunculkan value atau nilai diri yang dimiliki, bukan menampilkan kehidupan pribadi secara vulgar.

Mau merahasiakan hidup atau mengumbarnya kepada khalayak, itu semua adalah pilihan masing-masing. semoga insight ini bermanfaat yaa. (Dipa Amarta Wikrama / Sanik Radu Fatih)***

2 Komentar

  1. Aku suka tulisan ini. Semoga dengan demikian, aku bisa merahasiakan apa yang sedang aku rencanakan tanpa mereka tahu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berdiskusi dengan orang lain dan berbagi pengalaman dgn orang lain boleh saja, agar kita bisa lebih mudah untuk menjalankan rencana kita. Namun, tak perlu kita beritahu detailnya. Semoga sukses selalu untuk S Rahman

      Hapus
Posting Komentar
Lebih baru Lebih lama